TELLING STORY
Klang... Pintu berwarna merah itu terbuka. Sepertinya, seluruh warna didalam ruangan itu diubah. Bukan lagi berwarna putih, tapi merah. Merah velvet. Yang tidak berubah hanyalah, penataan dari meja dan boneka. Bonekanya bertambah. Sepertinya. “Fufufu... tamu pemberani ‘ kita ’ datang lagi hari ini.” Ophelia berbicara sambil meletakkan boneka berbentuk kucing diatas sofa. Lalu berbalik dan duduk seperti biasanya. “Duduklah. Aku akan menceritakan kisah untukmu. Dan nikmati cemilannya.” Ophelia tersenyum. -~*~- . . . Cat Helena tidak suka kucing. Bukan, Helena sama sekali tidak memiliki phobia terhadap kucing. Entahlah, mungkin karena bulunya. Jadi, sebisanya dia menghindari makhluk berbulu itu. Sialnya, seseorang yang tinggal di apartemen sebelah memelihara kucing. Suara ngeongan selalu terdengar setiap malam. Kenapa harus ada apartemen yang memperbolehkan seseorang untuk memelihara binatang? Helena berharap bisa pindah, tapi apartemen ini yang paling murah dan p...