Ventilator
Ventilator atau biasa disebut juga sebagai ventilasi mekanik digunakan untuk menggantikan funsi paru dalam hal ventilasi.
Ventilator juga adalah sebuah metode untuk penunjang atau bantuan hidup. Ventilator ini memerlukan sumber listrik. Dapat menggunakan back up baterai, tapi waktunya hanya kurang lebih 10 jam.
Yang perlu diingat, harus selalu ada ambu bag disamping pasien, jika saja ventilator tiba-tiba tidak berfungsi.
Salah satu indikasi penggunaan ventilator ialah karena cardiac arrest atau respiratory arrest.
ETT (Endhotracheal Tube) juga digunakan karena, ETT sebagai jalan napas buatan untuk menghubungkan antara bronchus dengan mesin ventilator.
.
Kemarin, Nak KI melakukan keterampilan keahlian pengenalan Ventilator & perawatan ETT.
Aku mo bagiin sedikit foto kegiatannya.
Saya banget, aku gak sempat motret materinya.
Ini yang namanya Ventilator
ETT atau Endotracheal Tube. Disalah satu ujungnya terdapat balon untuk menjepit. balon itu, setelah ETT dimasukkan, akan diisi dengan udara dari spuit.
Buku manual penggunaan Ventilator. Menggunakan beberapa bahasa, tapi gak ada bahasa Indonesia. Untung ngerti bahasa Inggris, jadi ada yang bisa dipahami
Ini salah satu halama yang ku potret
Ku potret sendiri. Agak buram sih. Narsis sedikit lah, tapi kami cukup serius untuk pembelajaran ini. walau gak terlalu berani untuk menggunakan. soalnya.... ventilatornya udah harganya bisa beli satu mobil mewah, punya dosen pula. Punya nya dosen yang diam-diam kami panggil Papa
Bonus Pict :
Bareng Ibu Noorfriati dari RS Ansal. hari terakhir ibunya ngajar kami. sayang, satu orang gak hadir, jadi gak lengkap deh
Ventilator juga adalah sebuah metode untuk penunjang atau bantuan hidup. Ventilator ini memerlukan sumber listrik. Dapat menggunakan back up baterai, tapi waktunya hanya kurang lebih 10 jam.
Yang perlu diingat, harus selalu ada ambu bag disamping pasien, jika saja ventilator tiba-tiba tidak berfungsi.
Salah satu indikasi penggunaan ventilator ialah karena cardiac arrest atau respiratory arrest.
ETT (Endhotracheal Tube) juga digunakan karena, ETT sebagai jalan napas buatan untuk menghubungkan antara bronchus dengan mesin ventilator.
.
Kemarin, Nak KI melakukan keterampilan keahlian pengenalan Ventilator & perawatan ETT.
Aku mo bagiin sedikit foto kegiatannya.
Saya banget, aku gak sempat motret materinya.
Ini yang namanya Ventilator
ETT atau Endotracheal Tube. Disalah satu ujungnya terdapat balon untuk menjepit. balon itu, setelah ETT dimasukkan, akan diisi dengan udara dari spuit.
Buku manual penggunaan Ventilator. Menggunakan beberapa bahasa, tapi gak ada bahasa Indonesia. Untung ngerti bahasa Inggris, jadi ada yang bisa dipahami
Ini salah satu halama yang ku potret
Ku potret sendiri. Agak buram sih. Narsis sedikit lah, tapi kami cukup serius untuk pembelajaran ini. walau gak terlalu berani untuk menggunakan. soalnya.... ventilatornya udah harganya bisa beli satu mobil mewah, punya dosen pula. Punya nya dosen yang diam-diam kami panggil Papa
Bonus Pict :
Bareng Ibu Noorfriati dari RS Ansal. hari terakhir ibunya ngajar kami. sayang, satu orang gak hadir, jadi gak lengkap deh




























Komentar
Posting Komentar